Rabu, 01 April 2020
21:54 WIB - Volume Penumpang Terus Turun, Perjalanan Kereta Jarak Jauh Dibatalkan Lagi | 21:43 WIB - Akhirnya PT KA Pariwisata Perpanjang Pembatalan Jadwal Perjalanan Kereta Wisata Tipe Priority | 18:11 WIB - 3.802 Personel Dan 218 Unit Kendaraan Penyemprot Diterjunkan Serentak di Riau | 21:24 WIB - Penyemprotan Disinfektan Upaya Pemutusan Rantai Penyebaran Covid-19 | 07:12 WIB - Awal April 2020 PT KAI Daop 1 Jakarta Juga Batalkan 21 Jadwal Perjalanan KA Lokal | 07:04 WIB - *Pemerintah Telah Periksa 6.500 Orang Terkait Covid-19*
 
MEDIA BINTANG (MB) : SELEB : Guruh Soekarno Putra Ingatkan Penyanyi Dangdut Dea Nurhayati

Guruh Soekarno Putra Ingatkan Penyanyi Dangdut Dea Nurhayati

SELEB - dudung/red - Selasa, 27/09/2016 - 11:43:36 WIB

mediabintang.com-Guruh Soekarno Putra menyarankan agar taman kanak-kanak yang dibangun penyanyi dangdut Dea Nurhayati, tidak mengedepankan kebudayaan asing. Anak usia dini, hematnya dikenalkan pada sejarah atau budaya bangsa Indonesia.

Tergerusnya budaya Indonesia, ujar Guruh Soekarno Putra, karena tidak terperhatikannya unsur budaya atau sejarah. Umumnya di lembaga pendidikan di Tanah Air ini, mulai sejak usia dini, lebih banyak dikenalkan pada budaya asing.

"Saya prihatin dengan kondisi pendidikan saat ini. Sejak usia dini, anak-anak lebih banyak dikenalkan pada budaya asing, semisal, cerita Cinderela. Padahal, banyak cerita legenda Indonesia yang bagus. Saya berharap, Dea Nurhayati, memperhatikan pendidikan yang diberikan pada anak-anak. Jangan memprioritaskan budaya asing, semisal jangan banyak menampilkan cerita dari Baratnya atau budaya Arabnya," ucap Gurug Soekarno yang kini menjabat anggota DPR RI komisi X ini, di Desa Gunung Sari, Citeureup, Cibinong, Jawa Barat, Minggu (24/9/2016).




Tambah Guruh lagi, efek dari pengenalan budaya asing sejak usia dini pada anak, akan mengurangi rasa nasionalisme dan mencintai budayanya sendiri.



"Dampaknya bisa seperti itu. Karenanya, peran pemerintah sangat penting sekali dalam hal ini," terang Guruh seraya menyarankan agar Dea Nurhayati  menempelkan gambar-gambar yang mencerminkan budaya Tanah Air, selain menempel gambar Mickey Mouse.



Sementara, Dea Nurhayati, pemilik album 'Untuk Kasih Sayang' ini mengatakan, latar belakang dirinya membangun TKIT Malvan Al-Ikhlas di desa tersebut, mengingat warga tersebut masih banyak yang belum mementingkan pendidikan bagi anak-anaknya yang berusia dini.




"Alasan membangun sekolah ini, karena di desa ini, orangtua masih jarang yang memperhatikan pendidikan bagi anak-anaknya yang masih kecil. Dan, tentunya masukan Mas Guruh Soekarno, sangat bagus sekali. Kami, akan mengupayakan agar saran mas Guruh bisa dilaksanakan di TK ini," tuntas Dea Nurhayati.

 
 
Redaksi | Tentang Kami
Copyright 2013