Kamis, 24 Mei 2018
10:27 WIB - Universita Sahid Tingkatkan Mutu Pendidikan | 01:09 WIB - Kehadiran Bioskop Kota Cinema Mall Jatiasih Alternatif Hiburan di Bekasi | 00:58 WIB - Seperti apa Penampilan Yovie Widianto di Kota Cinema Mall Jatiasih? | 16:55 WIB - Radix Victoriia SMKN 23 Jakarta Juara Aspira Award 2018 | 11:12 WIB - Cara Fardhan Zee Viralkan Lagu Nirdeyee | 20:17 WIB - Casio Rilis Jam Tangan Edisi Terbatas
 
MEDIA BINTANG (MB) : MUSIK : Cara Trinity Youth Symphoni Orchestra Hapuskan Anggapan Orkestra Tidak Membosakan

Cara Trinity Youth Symphoni Orchestra Hapuskan Anggapan Orkestra Tidak Membosakan

MUSIK - ri/red - Rabu, 28/03/2018 - 11:19:02 WIB

mediabintang.com,Jakarta-Lewat konser bertajuk Rockin'stra, lagu-lagu rock, seperti
we will rock you (Queen), come together (Aerosmith), smoke on the water (Deep Purple) dari musisi legendaris dunia, Trinity Youth Symphony (TRUST) dapat menghapus anggapan bahwa orkestra tidak membosankan jika dikawinkan dengan rock.

Selama ini, anggapan musik berjenis rock dinikmati semata oleh mereka  berkepribadian garang dan  dinikmati secara segmentasi, tidaklah benar.

 Trinity Youth Symphony (TRUST), yang merupakan CSRnya trinity optima, dapat membuktikan lewat gelaran konser musik orkestra bertajuk, Rockin'stra, kolaborasi  rock dan orkestra di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, akhir pekan lalu.

Di bawah pimpinan Dr. Nathania Karina selaku konduktor, 75 orang musikus sukses mengawinkan musik rock dan orkestra secara sempurna. Menariknya, semua musikus yang terlibat, berusia antara 9-21 tahun.‎

"Usia musikus di sini masih sangat belia antara 9-21 tahun. Waktunya memang sulit ya, tapi kami komitmen untuk latihan seminggu sekali 3-4 jam. Anak-anak ini luar biasa, mereka mendedikasikan apa yang mereka punya, padahal ada yang dari luar kota seperti Bandung dan Lampung juga," kata Nathania Karina dalam kesempatan bersama para pewarta.

Andy Owen, Nathania Karina, Nicky Terry, dan Andi Lie, penggagas konser Rockin'stra. (Istimewa)
Di hadapan hampir seribu pasang mata, Nathania Karina ingin mengubah persepsi orang mengenai musik rock yang dikenal keras dan garang. Sebaliknya, ketika dikemas secara orkestra, Nathania membuktikan bahwa ternyata musik rock juga bisa dinikmati hampir semua kalangan.

"Musik rock identik dengan sesuatu yang keras atau ngeband ya, kami ingin musik genre apapun itu bisa dinikmati dengan baik. Tentu tanpa mengotak-kotakkan. Jadi musik apapun selama punya bobot dan artistik yang baik, tentu bisa dikemas baik juga," kata Nathania Karina.


Dalam kesempatan itu, Nathania Karina juga menggandeng musikus rock papan atas lainnya seperti Andi Lie dan Andy Owen. Keduanya mengaku terkejut ketika mendapat tawaran bermain dalam konser musik Rockin'stra.

"Kolaborasi seperti ini di luar negeri banyak ya, cuma di Indonesia sangat jarang. Saya sendiri pun baru pertama kali, seru banget ya rock bisa kombinasi dengan orkestra dengan sangar," ucap Andi Lie.

"Ini pengalaman excited dan fresh banget. Tantangannya memang karena saya lebih sering ngeband, kemudian membawakan musik yang saya suka (rock) dengan orkestra ini. Benar-benar pengalaman baru yang menyenangkan banget," timpal Andy Owen.

 
 
Redaksi | Tentang Kami
Copyright 2013