Rabu, 17 Oktober 2018
04:32 WIB - Tips Kenakan Gaun Pengantin di Intimate Wedding | 04:25 WIB - Cara Politeknik LP3I Jakarta Meringankan Korban Gempa Bumi dan Tsunami Palu | 12:41 WIB - Ratna Listy Hilangkan Kerutan Wajah Lakukan Treatment Filler Collagen | 06:04 WIB - Cerita Artis Ini Alami Mati Suri | 05:13 WIB - Cara Menghilangkan Komedo | 11:42 WIB - Alasan Shahnaz Haque Berhati-Hati Pilih Treatment Kecantikan
 
MEDIA BINTANG (MB) : NEWS : Api Obor Asian Games 2018 Dari India Akan Disatukan Dengan Api Abadi Merapen Jateng

Api Obor Asian Games 2018 Dari India Akan Disatukan Dengan Api Abadi Merapen Jateng

NEWS - yur/red - Senin, 16/07/2018 - 10:10:46 WIB

mediabintang.com,Jakarta- Kemarin, Minggu (15/7/2018) Ketua INASGOC Erick Thohir dan legenda bulutangkis Indonesia, Susy Susanti mengambil api obor Asian 2018. Api tersebut akan dipadukan dengan api abadi asal Merapen, Jawa Tengah pada 18 Juli di Candi Prambanan, tepat dibukanya Asian Games 2018.


Torch Relay atau Kirab Obor Asian Games 2018 segera dimulai, sebagai pertanda bahwa kickoff perhelatan akbar tersebut sudah sangat dekat. Dalam siaran pers yang diterima mediabintang.com, Kirab Obor  dimulai dengan pengambilan api abadi di India pada Minggu (15/7/2018) Juli. Tepatnya, proses penyalaan obor  dilakukan di Major Dhyan Chand National Stadium, melibatkan Presiden Asosiasi Olimpiade India, Dr. Narinder Batra, Menteri Olahraga India Kol. Rajyavardhan Singh Rathore, Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018 Erick Thohir dari OCA diwakili oleh Wei Zhijong.


Api tersebut kemudian dipadukan dengan api abadi asal Merapen, Jawa Tengah pada 18 Juli di Candi Prambanan. Setelah itu obor tersebut akan diarak oleh perwakilan dari daerah, sponsor dan Panitia ke 18 provinsi yang mencakup 54 kota di Indonesia.


“Negara ini selalu memiliki tempat khusus di hati para insan olahraga benua Asia. Mengapa? India, khususnya New Delhi, adalah tempat kelahiran Asian Games pada tahun 1951. Itulah alasan utama mengapa kirab obor kita mulai dari India,” jelas Ketua Panitia Pelaksana Asian Games Erick Thohir.


Legenda bulu tangkis Indonesia Susi Susanti didaulat menjadi Duta Obor yang mewakili Indonesia. Bersama dengan 30 atlet nasional yang ditunjuk sebagai pembawa obor, Susi akan membawa api semangat Asian Games mengitari beberapa lokasi di New Delhi. Kirab Obor akan melewati mengitari Major Dhyan Chand Nation Stadium, lalu menuju ke C-Hexagon, kemudian ke Amar Jawan Jyoti Road hingga kembali finish di stadion kebanggaan masayarakat India tersebut. Kirab Obor juga semakin semarak dengan kehadiran 500 atlet asal India yang berlari di belakang rombongan pembawa obor.


Api kemudian akan melakukan perjalanan kembali ke Indonesia untuk memulai Kirab Obor nasional dengan total jarak tempuh sejumlah 18.000 km, melalui 50 kota di 18 provinsi sebelum tiba di Gelora Bung Karno Main Stadium di Jakarta untuk upacara pembukaan Asian Games ke-18 pada Sabtu, 18 Agustus.


“Kirab Obor di Asian Games 2018 merupakan momentum bersejarah bagi bangsa kita. Ketika seremoni penyerahan api abadi, kita akan suguhkan tari kecak api yang mengisahkan sendra tari Ramayana, sebagai simbol bahwa bangsa kita siap untuk lakukan Asian Games 2018. Ini adalah momen penting untuk kita tunjukkan keindahan budaya dan magnet pariwisata Indonesia. Belum lagi, api akan kita bawa ke berbagai penjuru nusantara. Kami percaya kegiatan ini dapat membantu promosi pariwisata Indonesia yang mampu datangkan wisatawan-wisatawan mancanegara,” kata Erick Thohir, Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018.


Erick Thohir juga mengatakan bahwa Kirab Obor ini bertujuan untuk menyebar luaskan semangat Asian Games 2018 ke seluruh penjuru Indonesia. Hal ini dimaksudkan agar demam Asian Games dapat menjangkau seluruh rakyat Indonesia dan mau memberikan dukungan kepada atlet Indonesia yang akan berjuang demi merah putih.


“Bila obor sudah tiba di tanah air, berarti Asian Games 2018 sudah sangat-sangat dekat. Kami mengajak semua rakyat Indonesia untuk bahu membahu sukseskan Asian Games. Yok, kita sama-sama jadi panitia dan jadi tuan rumah yang baik bagi seluruh tamu. Kita buat mereka betah dan ketagihan melihat indahnya budaya Indonesia, eloknya perilaku masyarakat kita hingga melihat sportivitas kompetisi yang selalu ada di setiap pertandingan cabang olahraga di Asian Games 2018,” tutup Erick.

 
 
Redaksi | Tentang Kami
Copyright 2013