Senin, 20 Mei 2019
23:40 WIB - Bango Bumbu Kuliner Nusantara, Tawarkan Kelezatan Asli Daerah Indonesia | 12:23 WIB - Puteri Indonesia Lingkungan 2019 Edukasi Penyandang Anak Cacat Manfaat Tumbler | 17:15 WIB - Ekspedisi Ramadan 1440 H, Distribusikan Amanah ke Daerah Sulit | 16:13 WIB - Kejuaraan Selancar Dunia di Bali Berdampak Positif Bagi Pariwisata Indonesia | 02:33 WIB - Selama Ramadan, Wyndham Casablanca Ada Promo Keren | 15:26 WIB - Demi Gaet Wisman, Bandara Soekarno Hatta Siap Jadi Hub Internasional
 
MEDIA BINTANG (MB) : NEWS : Ketum Perkopin Katakan, Perempuan Juga Bisa Dunia Konstruksi

Ketum Perkopin Katakan, Perempuan Juga Bisa Dunia Konstruksi

NEWS - dd/red - Sabtu, 10/11/2018 - 10:47:21 WIB

mediabintang.com,Jakarta-Ketua umum Perkumpulan Kontraktor Pertiwi Indonesia (Perkopin),  Linda Astuti  mengatakan,  dalam kesetaraan gender, perempuan juga bisa sama dengan pria dalam dunia infrastruktur, dapat bersaing dalam pembangunan untuk membangun Negara Kesatuan Republik Indoneisa (NKRI).

Pada acara pelantikan 12 provinsi Perkopin, Linda Astuti mengatakan kedudukan perempuan sama dengan pria. Dalam dunia infrastruktur, perempuan juga dapat mengisi pembangunan di NKRI menjadi lebih baik lagi.

"Sebenarnya, konstruksi adalah dunia laki-laki. Tapi, karena kita kesetaraan gender, jadi wanita juga bisa sama dengan pria dalam dunia infrasturktur. Wanita bisa bersaing dalam pembangunan untuk membangun NKRI  lebih baik," ucap Linda Astuti, Direktur PT. Karya Bahari ini, seusai  melantik 12 provinsi keanggotaan Perkopin di hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta beberapa waktu lalu.

Pada prinsifnya, profesi Perkopin selaku konstruksi adalah bergerak dibidang infrastruktur.  Terkait misi organisasi ini, Linda Astuti yang juga pernah menjadi  Ketua  IWAPI Provinsi Jambi ini, juga menyebutkan, misi-misi perkopin juga membuat sertifikat badan usaha, membuat koperasi konstruksi.

"Juga mengadakan rantai pasokan, menggali sumber daya alam yang ada untuk dipasarkan di indonesia, baik terkait tenaga ketrampilan, juga sumber daya alam yang ada.  Seperti kaitannya dengan bahan yang ada di indonesia," terang Linda yang juga Ketua DPD Parfi Provinsi Jambi ini.

 
 
Redaksi | Tentang Kami
Copyright 2013