Senin, 20 Mei 2019
23:40 WIB - Bango Bumbu Kuliner Nusantara, Tawarkan Kelezatan Asli Daerah Indonesia | 12:23 WIB - Puteri Indonesia Lingkungan 2019 Edukasi Penyandang Anak Cacat Manfaat Tumbler | 17:15 WIB - Ekspedisi Ramadan 1440 H, Distribusikan Amanah ke Daerah Sulit | 16:13 WIB - Kejuaraan Selancar Dunia di Bali Berdampak Positif Bagi Pariwisata Indonesia | 02:33 WIB - Selama Ramadan, Wyndham Casablanca Ada Promo Keren | 15:26 WIB - Demi Gaet Wisman, Bandara Soekarno Hatta Siap Jadi Hub Internasional
 
MEDIA BINTANG (MB) : OASE : Tiga Strategi Pemulihan Pariwisata Selat Sunda Pasca Tsunami

Tiga Strategi Pemulihan Pariwisata Selat Sunda Pasca Tsunami

OASE - dd/red - Jumat, 28/12/2018 - 14:21:35 WIB

mediabintang.com,Jakarta-Menteri Pariwisata Arief Yahya saat kunjungan ke lima titik destinasi wisata yang terdampak tsunami Selat Sunda yakni di Anyer, Carita, Labuan, Tanjung Lesung dan Menes memaparkan tiga strategi untuk pemulihan pariwisata setempat. Strategi tersebut adalah pemulihan sumber daya manusia atau kelembagaan, pemulihan destinasi, dan pemasaran.

"Strategi pemulihan ini dilakukan saat masa tanggap darurat selama 14 hari selesai. Hal pertama yang kita pulihkan adalah SDM dan kelembagaannya melalui kegiatan trauma healing (pemulihan trauma) untuk masyarakat yang berdomisili dan berusaha di destinasi wisata, termasuk para pekerja di sektor industri pariwisata, seperti pegawai -pegawai hotel, komunitas dan Industri pariwisata itu sendiri,” ujar Menpar Arief Yahya di Posko Labuan, Pandeglang, Banten, Kamis (27/12/2018).

Arief juga menyebutkan, Kemenpar akan meminta kepada pihak terkait tagihan listrik, air, dan cicilan untuk memberi kelonggaran di bidang keuangan, termasuk cicilan ke bank. Mengacu kepada tindakan yang sama saat bencana di Bali dan Lombok terjadi beberapa waktu lalu. Strategi selanjutnya adalah pemulihan pemasaran untuk menumbuhkan rasa percaya kepada masyarakat untuk mau berwisata ke pesisir Selat Sunda terutama ke daerah Pandeglang dan Serang.

"Recovery (pemulihan) harus secepat mungkin. Untuk Anyer dan sekitar saya prediksi satu bulan sudah mulai pulih. Pemerintah lah yang harus memulai. Karena bila pemerintah sudah masuk, kepercayaan masyarakat sudah tentu ikut," kata Arief.

Kemenpar akan menyelenggarakan rapat koordinasi pemulihan pasca-tsunami Januari mendatang di salah satu hotel kawasan Anyer. Sekaligus mengajak kementerian dan lembaga lain untuk mau mengadakan acara di daerah Selat Sunda untuk membantu pemulihan pasca-tsunami. Strategi ini pula yang disebutkan Arief efektif untuk pemulihan bencana di Bali dan Lombok. Terakhir adalah strategi untuk pemulihan destinasi. Kemenpar akan menyurati kementerian dan lembaga terkait untuk memperbaiki destinasi terdampak. Target pemulihan wisata di daerah yang terdampak tsunami Selat Sunda ditargetkan Kemenpar dapat berlangsung selama tiga bulan.

 
 
Redaksi | Tentang Kami
Copyright 2013