Senin, 24 Juni 2019
12:23 WIB - | 12:22 WIB - Halal Bihalal Forwan Berlangsung Guyup | 20:00 WIB - Hore, Premier League 2019 Bisa Ditonton di TVRI | 16:35 WIB - Pecinta Buku Catat Ya, Baazar Buku Big Bad Wolf Hadir di Bandung, Nih! | 15:50 WIB - Latih Mahasiswa Jugling, Poltekpar Palembang Datangkan Master Bartender Profesional | 13:33 WIB - Wow, Wonderful Indonesia Dipromosikan di Rusia
 
MEDIA BINTANG (MB) : NEWS : Menteri Susi Pudjiastuti Tidak Jadi Mendapat Penghargaan International Woman of Inspiration

Menteri Susi Pudjiastuti Tidak Jadi Mendapat Penghargaan International Woman of Inspiration

NEWS - - Jumat, 29/03/2019 - 03:49:48 WIB

mediabintang.com,Jakarta- International Film Festival for Women, Social Issues & Zero Discrimination (IFFWSZ) memberikan penghargaan International Woman of Inspiration pada sutradara senior dan filantropis Amerika Serikat Cheryl Halpern dan Woman of Supreme Achievement Award pada Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva. Sementara Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti tidak jadi diberikan penghargaan dikarenakan berhalangan hadir.

Untuk memperingati hari Perempuan Internasional (8 Maret) dan Hari Anti Diskriminasi (21 Maret), IFFWSZ kembali mennggelar acara Anugerah tahunan yang ke-8 di Indonesia. Sebelumnya, acara ini digelar Bali (2018) dan tahun ini, festival berskala internasional ini memilih Jakarta, tepatnya di Pusat Kebudayaan Rusia, Selasa (26/3/2019) kemarin.

Tahun ini, IFFWSZ memberikan penghargaan International Woman of Inspiration pada sutradara senior dan filantropis Amerika Serikat Cheryl Halpern dan Woman of Supreme Achievement Award pada Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva. Sementara, Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastut tidak jadi diberikan penghargaan dikarenakan berhalangan hadir.

"Penyematan atau penghargaan ini harus dihadiri personnya. Ibu Menteri Susi  Pudjiastuti, sebelumnya sudah siap menghadiri pemberian anugerah ini. Namun, tidak hadir, sehingga penghargaan yang kami rencanakan untuk beliau dibatalkan," ucap Damien Dematra, Founder dan DirectoD IFFWSZ


Gambar mungkin berisi: 4 orang, orang berdiri dan dalam ruangan
IFFWSZ  Berikan Penghargaan International Woman of Inspiration(dudung/mediabintang.com)

Sehingga penghargaan yang dikususkan untuk memperingati hari Perempuan Internasional (8 Maret) dan Hari Anti Diskriminasi (21 Maret) ini, hanya diberikan pada Cheryl Halpern, sutradara film dari Amerika Serikat dan Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva.


Cheryl Halpern,sutradara film dan seorang filantropis dari Amerika Serikat usai menerima penghargaan itu mengungkapkan bahwa, di Amerika Serikat kesetaraa gender antara lelaki dan wanita sudah sangat baik, namun, dalam hal kompensasi pekerjaan, pria lebih tinggi.

"Kesetaraan gender di AS sudah sangat baik, tapi kompensasi penghasilan lebih kecil dibandung pria," ucap  Cheryl Halpern.

 Cheryl Halpern merupakan salah satu founder Visions of Peace Awards, sebuah inisiatif seni berfokus menggelorakan perdamaian pada generasi muda lewat cara-cara kreatif. Puluhan ribu anak muda telah terinspirasi lewat gerakan yang sudah menjadi viral ini.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih dan orang berdiri
IFFWSZ  Berikan Penghargaan International Woman of Inspiration(dudung/mediabintang.com)

Sementara Lyudmila Vorobieva, sang duta besar yang telah bertugas di Indonesia selama satu tahun, menekankan besarnya peranan wanita dalam percaturan politik dunia, di samping nilai-nilai toleransi dan keberanian untuk melakukan perubahan.

Selain itu, Raja Samu-Samu dari Negeri Abubu di Pulau Nusa Laut, juga menerima penghargaan Tokoh Anti Diskriminasi atas perjuangan dan diplomasi budaya lintas agama, suku, dan golongan demi menyuarakan perdamaian.

Damien Dematra, founder dan director festival ini mengatakan, sebuah kebahagian, perayaan Hari Perempuan dan Hari Anti Diskriminasi tahun ini dapat dirayakan dengan meriah dan didukung oleh banyak pihak.

"Harapannya, banyak tokoh yang dapat menginspirasi generasi muda Indonesia,” tukas Damien.

Sebelumnya, di tahun 2016, IFFWSZ juga memberikan penghargaan International Woman of Change pada Menteri Sosial Indonesia Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc, dan Direktur Utama LPP RRI Rosarita Niken Widiastuti.

Dalam acara perayaan kali ini juga diluncurkan sebuah gerakan non-profit International Women Empowerment yang diketuai oleh Natasha Dematra. "Gerakan ini bertujuan untuk memberikan awareness kepada generasi muda akan pentingnya kesetaraan gender," ucap Natasha seraya mengatakan, bahwa gerakan ini juga berfokus menggelorakan tema-tema perempuan seperti pernikahan anak dan berbagai isu emansipasi wanita lainnya.

Dalam acara ini, Yudi S. Suyuti, Kordinator Jaringan Aktivis Kemanusiaan  Internasional (JAKI) menghadirkan para wanita korban diskriminasi untuk memaknai perjuangan anti diskriminasi di perayaan Hari Perempuan Internasional ini.

Penyelenggaraan event ini, bekerja sama dengan Silaturahmi Nasional (Silatnas) Raja dan Sultan Nusantara, Jaringan Aktivis Kemanusiaan  Internasional (JAKI), Russian Culture Centre, dan didukung penuh oleh Dewan Kreatif Rakyat, Film Festivals Alliance, International Festivals Group dan International Women Empowerment.

 
 
Redaksi | Tentang Kami
Copyright 2013