Senin, 24 Juni 2019
12:23 WIB - | 12:22 WIB - Halal Bihalal Forwan Berlangsung Guyup | 20:00 WIB - Hore, Premier League 2019 Bisa Ditonton di TVRI | 16:35 WIB - Pecinta Buku Catat Ya, Baazar Buku Big Bad Wolf Hadir di Bandung, Nih! | 15:50 WIB - Latih Mahasiswa Jugling, Poltekpar Palembang Datangkan Master Bartender Profesional | 13:33 WIB - Wow, Wonderful Indonesia Dipromosikan di Rusia
 
MEDIA BINTANG (MB) : NEWS : Sebentar Lagi Keluarga Cemara Asli Bakal Nongol Di Layar Lebar

Keluarga Cemara, Layar Lebar,
Sebentar Lagi Keluarga Cemara Asli Bakal Nongol Di Layar Lebar

NEWS - Ismail - Minggu, 02/06/2019 - 03:38:10 WIB

Mediabintang.com, Jakarta - Bakal seru nih. Sebentar lagi Keluarga Cemara asli bakal nongol di layar lebar (Bioskop). Sama seperti penggarapan untuk layar kaca, Film bergenre drama keluarga ini akan di garap Dedy Setiadi. Baik sebagai penulis skenario maupun sutradara. Film ini diberi judul Terima Kasih Emak.

Bagi generasi tahun 90-an tentu sudah tak asing lagi dengan Sinetron Keluarga Cemara yang ditayangkan sejak 6 Oktober 1996 hingga 24 Agustus 2004 ( 412 episode, red) di salahsatu stasiun televisi Tanah Air. 

Sinetron ini menceritakan kehidupan satu keluarga yang sederhana dan bersahaja, yakni Abah (Agustinus Adi Kurdi), Emak (Novia Kolopaking), Euis (Ceria Hade), Cemara (Anisa Fujianti) dan Agil (Puji Lestari). 

Dengan sinetron ini kita diingatkan kembali,  bahwa keluarga adalah segalanya. Keluarga selalu menjadi tempat pertama untuk berbagi kasih sayang, mengatasi masalah yang sedang dialami salah satu anggota keluarganya, dan membentuk karakter diri masing-masing individu dalam keluarga. 

Terima Kasih Emak skenarionya dibesut oleh Dedi Setiadi yang kerap menyandang predikat sebagai Sutradara Terbaik di beberapa award yang diselenggarakan berbagai instansi. Lewat kepiawaiannyalah cerita ini bergulir, mengisahkan kelanjutan Keluarga Cemara, yakni perjuangan Emak dalam merawat Abah yang sudah tua dan sakit sakitan. 

Kegigihannya  merangkul ketiga anak perempuannya yang kini sudah dewasa dan punya kehidupan masing masing. Lalu bagaimana Emak dengan kasih sayangnya yang tak terbatas, berusaha membahagiakan semuanya tanpa berharap balasan, karena bagi Emak kebahagiaan keluarganya adalah kebahagiaan dirinya. 

Ceritanya begini. Emak tinggal dengan abah yang kini matanya kurang bisa melihat (glukoma) dan anak sulungnya Euis, janda beranak 2 (suaminya meninggal). Emak selain mengurusi rumah tangga juga masih berj ualan gorengan dan opak.  Terkadang menjadi pembantu, mencuci dan menyetrika dirumah orang kaya. Sementara Euis bekerja disebuah pabrik yang dekat rumahnya sebagai buruh. 

Tugas Emak makin berat. Abah yang meski punya semangat berusaha tetap saja menjadi beban Emak, semisal mengantarkan ke kamar mandi, baik  pagi maupun tengah malam. Belum lagi untuk berobat rutin. Meski begitu Abah berupaya kerja serabutan, mulai mijit sampai memberi private bahasa Inggris.

Sementara Cemara dengan suaminya hidup berkecukupan namun sudah selama 7 tahun menikah belum juga dikaruniai anak. Akibatnya secara psikologis muncul rasa ketakutan dimadu atau diceraikan, sehingga cemara diliputi perasaan takut dan penuh curiga kepada wanita cantik. Setiap ada wanita cantik Cemara menduga bahwa itu calon istri kedua suaminya atau calon istri yang baru. 

Lain halnya dengan Agil si bungsu yang  beberapa kali berganti pacar, karena cowok ideal yang menjadi acuannya adalah sosok abah. Selalu membandingkan pacarnya dengan abah dan akibatnya gagal terus dalam mencari pendamping.  

Disini, Emak tetap menjadi tumpuan atau pusat curhat semua anaknya. Emak Meladeni semuanya secara intens bersama Abah yang ikut berperan disemua proses. Emak selalu menawarkan hal ideal dengan referensi referensi yang formal seperti agama ( tapi tanpa ayat dan sebutan sumbernya) dan Abah menduniakan formula tersebut menjadi cair seperti yang ada dikenyataan sehari hari. 

Alimi Pictures yang berupaya memproduksi film ini digagas oleh Anas Syahrul Alimi, sebagai pengembangan dan perusahaannya Rajawali Indonesia Communication yang bergerak di bidang showbiz dan entertainment. Khususnya promotor konser-konser berbasis heritage seperti Prambanan Jazz, Jogiarockana, Borobudur Simfoni dan banyak event internasional lainnya.

Hero

 
 
Redaksi | Tentang Kami
Copyright 2013