Jum'at, 18 Oktober 2019
17:46 WIB - Keren, Sari Nektar Lontar Sabet UKM Pangan Award 2019 | 15:41 WIB - Cara Labelers dan Linikini Dioritma X Beri Peluang Bagi Pemusik | 13:30 WIB - Mobvista Gelar Seminar Mobile Marketing Konten Video | 12:05 WIB - Reed Panorama Exhibitions Gelar ITSCL 2019 | 08:35 WIB - EPED: Penerapan Sistem Navigasi Retina Mempermudah Operasi Lebih Baik | 01:47 WIB - KH.Ma'ruf Amin dan Anies Baswedan Akan Hadiri Malam Puncak Hari Santri Nasional
 
MEDIA BINTANG (MB) : NEWS : Pecinta Buku Catat Ya, Baazar Buku Big Bad Wolf Hadir di Bandung, Nih!

Pecinta Buku Catat Ya, Baazar Buku Big Bad Wolf Hadir di Bandung, Nih!

NEWS - Ismail - Jumat, 21/06/2019 - 16:35:32 WIB

Mediabintang.com, Bandung - Pecinta buku, catat ya, bazar buku terbesar, Big Bad Wolf untuk kali pertama hadir di Bandung. Bazar buku keren  ini akan diselenggarakan di Mason Pine Hotel Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat pada 28 Juni hingga 8 Juli 2019.

Bandung dipilih karena pesarnya permintaan dan antusias BBW di Jakarta pada Maret lalu. Selain itu, selama 2019 BBW akan diselenggarakan dibeberapa kota besar di Indonesia, yakni Jakarta, Surabaya, Medan, Papua dan lainnya.

Presiden Direktur PT Jaya Ritel Indonesia, Uli Silalahi, mengaku ada alasan tersendiri mengapa membawa BBW ke Bandung. Meskipun jarak Bandung dan Jakarta sangat dekat. 

"Animo besar dari warga Bandung, termasuk pantauan  dari media sosial kita. Karena terus terang Bandung tidak masuk dalam kota yang kita datang. Karena daerah Jawa sudah diwakili oleh Surabaya," kata Uli dalam konferensi pers di Mason Pine Hotel, Kamis (20/6).

Konsep yang dihadirkan BBW Bandung sama seperti BBW yang ada di Jakarta. Jutaan buku dijual selama 24 jam penuh. Uli memastikan semua buku ada di BBW Bandung. Selain itu, tiket masuk ke arena digratiskan. 

"Kita menargetkan 350 ribu pengunjung selama BBW berlangsung. Tentunya target ini bisa melebihi seperti di kota-kota sebelumnya," katanya.

Uli memaparkan bagaimana BBW memiliki misi mencerdaskan anak bangsa. Karena seperti data UNESCO, presentase minat baca masyarakat Indonesia hanya 0,01 persen. Artinya, dari 10 ribu orang, hanya 1 orang yang memiliki minat baca.

"BBW akan terus hadir di Indonesia untuk mewujudkan misi utama kami, mencerdaskan bangsa," katanya.

Hero

 
 
Redaksi | Tentang Kami
Copyright 2013