Selasa, 16 Juli 2019
20:26 WIB - PT. Blue Bird Tbk dan EF English First Luncurkan Program EF Mobile | 13:02 WIB - Maher Zain Gelar Konser di 8 Kota di Indonesia | 10:00 WIB - Abigail Khairunisa Lepas Single Istimewa, | 08:41 WIB - Presenter Jodhy Bangun Mushola Dengan Tenda? Ini Penjelasannya | 08:35 WIB - Pop Mix of The Stars Siap Guncang Blantika Musik Indonesia | 12:11 WIB - Film Mahasiswa Baru, Artis Lintas Generasi Beradu Ekting
 
MEDIA BINTANG (MB) : NEWS : Menpar Dorong ASDP Jadikan Pariwisata Sebagai Portofolio Bisnis

Menpar Dorong ASDP Jadikan Pariwisata Sebagai Portofolio Bisnis

NEWS - Ismail - Jumat, 05/07/2019 - 21:43:05 WIB

Menpar Dorong ASDP Jadikan Pariwisata Sebagai Portofolio Bisnis 

Mediabintang.com, Merak - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya saat Diskusi Pariwisata bertema ‘Ferry dan Industri Pariwisata Indonesia’ yang dilaksanakan di atas KMP Portlink, lintas pelabuhan Merak (Banten) - pelabuhan Bakaheuni (Lampung) - Jumat (5/7/2019) mendorong PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menjadikan pariwisata sebagai salah satu portofolio bisnis selain peningkatan layanan konektivitas dan logistik.

Menurut Arief Yahya,  hal ini didorong salah satunya karena saat ini pariwisata ditetapkan pemerintah sebagai sektor unggulan penyumbang devisa terbesar.

“Betul sumber pendapatan terbesar ASDP itu dari pos penumpang dan logistik. Tapi saya memberikan masukan dan mendorong  untuk memilih pariwisata sebagai portofolio bisnis bagi ASDP,” kilah Menpar Arief Yahya 

Bukan cuma itu, pariwisata  harus memikirkan atraksi seperti _live on board_ (LOB) di Labuan Bajo, NTT atau bisa saja membuat hotel terapung seperti di Mandalika, NTB.

Di Mandalika, lanjut Menpar, apabila ada balap motor MotoGP sebagai atraksi, ia meyakini hotel di sekitarnya akan penuh dengan tingkat hunian tinggi. Hotel terapung sementara menjadi salah satu atraksi di sana.

“Memiliki floating hotel lebih menguntungkan dari landed hotel. ASDP ini memiliki potensi yang kuat untuk memiliki floating hotel atau hotel terapung,” katanya.

Menurutnya, Kementerian Pariwisata dengan PT ASDP banyak yang bisa dikolaborasikan sehingga diharapkan bisa membantu meningkatkan jumlah wisatawan yang datang ke Indonesia.

“Banyak sekali yang bisa dikerjasamakan Kemenpar dan ASDP.  Karena orang datang dengan ferry itu jumlahnya lebih besar dibandingkan dengan pesawat. Satu kapal ferry itu isinya bisa seribu penumpang. Bayangkan, hal itu sama seperti penumpang dengan 7 pesawat,” katanya.

Apalagi saat ini sudah ada dua rute internasional yang akan dilayani ASDP. Yang pertama Dumai-Malaka dan Alor-Dili. Menpar juga memuji infrastruktur pelabuhan yang kini sudah semakin bagus.

“Terimakasih ASDP, pelabuhannya tak kalah dengan bandara, lho. Saya rasa ASDP bisa mendukung kami untuk memajukan pariwisata dan meningkatkan jumlah wisman,” katanya.

Hero

 
 
Redaksi | Tentang Kami
Copyright 2013