Senin, 09 Desember 2019
11:27 WIB - Kembangkan Blockchain di Indonesia, KuCoin dan Tokoin Gelar Mega Meetup | 07:38 WIB - Ini Dia Nominasi THE 22nd ANNUAL PANASONIC GOBEL AWARDS “Creatorland | 07:22 WIB - Panasonic Ganjar Penghargaan Bagi Kreator Konten Digital di “Creatorland” | 10:51 WIB - PT Bintang Mas Teknologi Dipercaya Pasarkan Produk Huawei | 09:15 WIB - Keren, di Jakarta, Boyz II Men Bakal Main Gitar Untuk Kali Pertama | 07:57 WIB - Gerak Tak Terbatas, Aktif Bergerak sekaligus Bisa Berdonasi
 
MEDIA BINTANG (MB) : NEWS : Dieng Culture Festival 2019 Dikunjungi 177 Ribu Wisatawan

Dieng Culture Festival 2019 Dikunjungi 177 Ribu Wisatawan

NEWS - Ismail - Jumat, 09/08/2019 - 10:49:09 WIB



Mediabintang.com, Jakarta  - Gelaran Dieng Culture Festival (DCF) 2019 yang berlangsung pada 2-4 Agustus 2019 lalu dikunjungi 177 ribu wisatawan, baik mancanegara atapun nusantara. 

Alif Fauzi, Ketua Panitia Dieng Culture Festival 2019 di Banjarnegara, Rabu (7/8/2019),  mengatakan, setiap tahun DCF mengalami peningkatan jumlah wisatawan. 

“Selama event berlangsung ada 177 ribu wisatawan. Jumlah tersebut didominasi domestik. Sementara yang mancanegara mencapai 930 wisatawan,” kata Alif.

Memang, dalam beberapa kali perhelatan, jumlah penonton terus meningkat setiap tahunnya. Tercatat pada 2017 ada 148 ribu wisatawan, tahun 2018 sebesar 158 ribu wisatawan.

Tahun ini tiket masuk DCF memang dijual lebih banyak dibandingkan tahun lalu, yakni 5.500 buah tiket. Harga per-tiketnya sendiri mencapai Rp 360 ribu selama tiga hari festival berlangsung. 

“Spending wisatawan rata-rata Rp400 ribu, kami perkirakan selama tiga hari ada perputaran uang sebesar Rp70,8 miliar,” kata Alif. 

Pada gelaran 2018,  lanjut Alif, perputaran uang tercatat sekitar Rp 58 miliar. Jumlah tersebut, lanjut Alif, sama dengan jumlah penjualan hasil panen kentang di Dieng selama satu tahun.

Ketua Pelaksana Top 100 Calender of Event (CoE) Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuti mengatakan Kesukseskan Dieng Culture Festival ke-10 memberikan dampak langsung terhadap perekonomian sekitarnya. 

Masyarakat diharapkan bisa lebih baik dalam memberikan _hospitality_ terhadap wisatawan baik wisatawan mancanegara ataupun nusantara. 

"Kekayaan adat dan budaya daerah ini tentunya akan memperkaya keragaman adat dan budaya nasional perlu untuk dilestarikan," ujar Esthy. 

Hero

 
 
Redaksi | Tentang Kami
Copyright 2013