Kamis, 19 09 2019
20:27 WIB - Film Pretty Boys, Film Terakhir Vincen | 09:39 WIB - Bekraf Gelar Beacon 2019 | 08:37 WIB - LP3I Gelar PSPl Pada Peserta Didik Baru Seluruh Cabang LP3I Indonesia | 09:08 WIB - Dato Sri Aliff Syukri Gandeng Lucinta Luna Lewat Single Cowo Baru | 06:25 WIB - Kemeriahan Ulang Tahun Shellyana Dan Ucapan Artis Trangi | 15:52 WIB - Zaskia Gotik Rilis Single Lagu Ayo Turu
 
MEDIA BINTANG (MB) : MUSIK : Ubud Village Jazz Festival 2019 Disesaki Ribuan Penonton

Ubud Village Jazz Festival 2019 Disesaki Ribuan Penonton

MUSIK - Ismail - Selasa, 20/08/2019 - 07:38:10 WIB




Mediabintang.com, Jakarta  - Ubud, Bali menjadi arena berkumpulnya para musisi dan penyanyi jazz internasional. Mereka  hadir memeriahkan Ubud Village Jazz Festival (UVJF) 2019 yang berlangsung di kerindangan Taman Arma Museum, Ubud, Bali, pada 16 dan 17 Agustus 2019. Iven ini disesaki ribuan penonton. 

Selama 2 hari pergelaran, UVJF menampilkan berbagai corak jazz yang demikian luas dari para musisi ternama dari 8 negara meliputi Indonesia, Amerika Serikat, Jerman, Rusia, Belanda, Italia, Australia, Prancis, dan Korea-Selatan. 

Ada sebelas group musisi kenamaan luar dan dalam negeri yang menghingar-bingarkan  ketiga panggung di kawasan itu secara bergiliran. Boleh dibilang, musisi yang tampil di UVJF 2019 selalu  membuat semarak panggung yang ada. 

Di panggung Giri ada Aram Rustamyants “New Centropezn Quartet” musisi asal Rusia yang sudah kondang di dunia jazz internasional. Ilugdin Trio, musisi asal Rusia yang mengusung jazz modern, dan Sri Hanuraga Trio Feat Dira Sugandi, musisi jazz kebanggaan Indonesia.

Sementara itu, di Panggung Padi menyajikan beberapa musisi pilihan seperti Arcing Wires, musisi yang berkolaborasi memainkan original komposisi yang mereka ciptakan. 

Tengok pula Arching Wires berasal dari Sydney, Australia, MLD Spot Jazz Season 4, sebuah band yang terbentuk dari kompetisi pencarian bakat MLDARE2PERFORM. Lalu Harry Mitchell Trio, musisi asal Australia yang pada tahun 2017 meraih penghargaan “Young Australian Jazz Musician of the year”, serta Michaela Rabitsch & Robert Pawlik Quartet, musisi kenamaan Austria. 

Di panggung yang berbeda, beberapa musisi juga tampil apik di Panggung Subak, seperti Yvon Thibeault “perspectives”, drummer Jazz asal Kanada yang saat ini tinggal di Bali. Erik Verwey Trio, musisi yang berasal dari Belanda, Pete Jung Quartet, Musisi Korea yang mengusung genre Jazz progressive serta Anggi Harahap Quintet, pemain saxofon muda berasal dari Sumatera. 

Tenaga Ahli Sekretaris Kementerian Bidang Manajemen Krisis Kepariwisataan Kementerian Pariwisata I Gusti Ngurah Putra saat pembukaan Ubud Village Jazz Festival Jumat (16/8/2019) mengatakan, banyaknya artis internasional yang terlibat dalam acara bisa menjadikan ikon untuk mendatangkan wisatawan secara langsung ke Bali.

“Iven ini merupakan salah satu cara yang efektif untuk mempromosikan suatu daerah atau destinasi pariwisata yang pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat juga peningkatan kunjungan wisatawan,” katanya.

Ngurah Putra juga mengatakan, target pengunjung sebanyak 4 ribu orang selama dua hari untuk acara  terlampaui.

“Mereka terbagi menjadi 60 persen ekspatriat dan turis internasional, serta 40 persen turis domestik dan penduduk lokal Bali,” katanya.

Hero

 
 
Redaksi | Tentang Kami
Copyright 2013