Senin, 24 Februari 2020
11:14 WIB - Universitas Gunadarma Juarai PMCC 2019 | 08:19 WIB - Terbesar Digelar, PUBG Mobile Campus Championship 2019 Ajang E-sports Antar Kampus | 18:04 WIB - Waduh, Film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas" Gunakan Film Analog 16mm | 08:23 WIB - Ancol Bagikan Pupuk Kompos Untuk Dukung Hari Peduli Sampah Nasional, | 18:12 WIB - Sebelum Menaiki Pesawat, Presiden Jokowi Berpesan Dashboard Lancang Kuning Bagus Sekali | 11:05 WIB - Edwin Jeans dan Dr. Kevin Berkolaborasi Bersama Lewat Shopee Super Brand Day
 
MEDIA BINTANG (MB) : NEWS : Helat ACBS, Bekraf Dukung Pengembangan Industri Konten Kreatif

Helat ACBS, Bekraf Dukung Pengembangan Industri Konten Kreatif

NEWS - Ismail - Kamis, 19/09/2019 - 10:48:29 WIB




Mediabintang.com, Jakarta - Akhirnya Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah Asia Content Business Summit (ACBS) 2019 yang bakal diselenggarakan pada 19 - 22 September 2019 di Hotel Sultan, Jakarta Pusat.

Even ini   hasil kolaborasi antara Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Salon Media (Hongkong), serta Kementerian Perdagangan dan Industri Jepang (METI).

Endah Sulistianti selaku Deputi Hubungan Antar Lembaga dan Wilayah Bekraf,  menjelaskan, ACBS merupakan forum bertemunya para pelaku dan pengiat industri konten kreatif se-Asia. Acara ACBS 2019 terdiri dari beberapa pertemuan, konferensi, dan festival film.

"ACBS mulai sejak 2008, digagas oleh Jepang dan entitas perfilman asal China. Indonesia terlibat aktif sejak dua tahun lalu. Ini tahun ketiga dan kita yang menjadi tuan rumah," kata Endah di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Dengan digelarnya ACBS 2019, Bekraf mengharapkan dapat membawa para pemangku kepentingan, khususnya di industri konten kreatif, dengan tujuan memfasilitasi kolaborasi antara pemerintah dengan sektor swasta dalam industri konten.

ACBS 2019 mengambil tema Story of Asia : Strengthening The Competitiveness Together yang akan membahas empat isu, yakni kebijakan pemerintah, pengembangan skill, bisnis model baru dalam industri konten, hingga kolaborasi antar kawasan di Asia.

"Ajang ini bakal menjadi platform untuk mempromosikan inklusivitas dalam industri konten Asia dan memungkinkan semua peserta untuk mengeksplorasi nilai kolaborasi di antara negara-negara Asia," tandas Endah.

Sedangkan Ketua Bidang Advokasi Kebijakan Badan Perfilman Indonesia (BPI), Alex Sihar mengungkapkan bahwa ACBS 2019 merupakan kesempatan untuk membuka networking dengan negara-negara di Asia.
Ia menjelaskan jika bisnis perfilman saat ini membutuhkan market yang luas agar para produsen film atau konten lebih produktif memproduksi konten yang berkualitas.

"Dalam tiga tahun terakhir BPI bersama dengan Bekraf Badan telah membuat upaya financing forum lewat ajang Akatara. Kerangkanya memang soal akses permodalan dan bisnis. ACBS ini peluang untuk membuka common market, sehingga bisa membentuk value change yang lebih sehat," pungkasnya.

Hero

 
 
Redaksi | Tentang Kami
Copyright 2013