Rabu, 08 April 2020
22:21 WIB - Polda Riau Ringkus 5 Pelaku Jaringan Ilegal Taping antar Provinsi, Rugikan Negara Rp2,4 Miliar | 16:37 WIB - Cara Tokoin Hentikan Covid-19 di Indonesia | 07:49 WIB - Lewat Lagu Bona Paputungan Mengekspresikan Empatynya Bagi Tenaga Medis Covid-19 | 17:29 WIB - Tri Darma Perguruan Tinggi di Tengah Pandemi COVID-19 | 12:30 WIB - Tidak Benar, BNPB Terima 1 Juta Masker dari Shopee | 09:03 WIB - PT Sasa Inti Hadir Untuk Masyarakat Indonesia Dalam Menanggulangi Wabah COVID-19
 
MEDIA BINTANG (MB) : INFO PRODUK : Fillm Buku Harianku Siap Menghibur Keluarga Indonesia

Fillm Buku Harianku Siap Menghibur Keluarga Indonesia

INFO PRODUK - Ismail - Senin, 09/03/2020 - 17:14:36 WIB


Mediabintang.com,  akarta - Tidak banyak film Indonesia yang sepanjang durasinya berhiaskan lagu - lagu anak sehingga bisa menjadi tontonan untuk keluarga. Bro's Studio bersama Bluesheep Entertainment memahami betul hal tersebut sehingga memproduksi film BUKU HARIANKU. Film ini tayang di bioskop-bioskop tanah air mulai 12 Maret 2020. 

Menurut sutradara Angling Sagaran, film yang naskahnya ditulis oleh Alim Sudio ini adalah sebuah Film keluarga yang menawarkan paket lengkap. "Ada konflik antara mertua dengan menantu, kakek dengan cucu, ibu dengan anak, suami dengan istrinya, juga konflik sesama anak. Ada kesedihan dan perasaan haru. Sangat menyentuh. Cocok sebagai tontonan anak dan dewasa. Jadi secara singkat film Buku Harianku ini bahan dasarnya adalah keluarga, sementara bumbunya adalah musikal," ungkapnya. 

Terpilih sebagai pemeran utama adalah Kila Putri Alam, penyanyi cilik berusia 10 tahun yang merupakan alumni Indonesian Idol Junior 2014. Selain bermain, Kila juga turut mengisi album soundtrack film ini yang berisi 10 lagu. 

Album yang diproduksi Bro's Music ini sudah bisa didengarkan melalui berbagai platform musik digital karena telah diluncurkan sejak 14 Februari 2020. Beberapa Iagu dalam album tersebut, antara lain "Burung Parkit", "Bahasa lsyarat", dan "Buku Harianku" yang menghadirkan duet Kila dengan aktor senior Slamel Rahardjo Djarot (71 tahun), pemeran Kakek Prapto. 

Proyek Film paniang perdana Bro's Studio dan Bluesheep Entertainment ini aslinya memang berawal dari niat memproduksi album musik. Melihat ketertarikan Kila pada dunia akting, akhirnya disepakati untuk membuat pula sebuah film yang landasan ceritanya berdasarkan lagu-lagu yang dinyanyikan oleh Kila. 

"Unsur utama film ini adalah lagu. di mana Iagu-Iagu tersebut ditulis untuk anak-anak, dengan bahasa anak-anak, dan aransemennya tetap dibuat menghibur untuk anak-anak. Setelah menonton filmnya, orang masih bisa menikmati lagu - lagunya. Hal tersebut membuat pengalaman menikmati Buku Harianku tidak berhenti cuma lewat film saja." kata Andri Putra, salah satu eksekutif produser dari Bluesheep Entertainment. 

Bagl Alfa Dwiagustiar yang menjadi salah satu penata musik dalam mm ini selain lrvan Natadiningrat, membuat musik ilustrasi untuk film drama musikal anak adalah impian yang jadi kenyataan. Materi Iagu-lagu Kila yang bagus membuatnya juga lebih bebas dalam mengekspresikan musiknya. 

"Perilisan film Buku Harianku sangat positif sebab kita sudah sangat kekurangan film anak-anak yang sarat pesan moral, tapi tidak terkesan menggurui. Kita juga sudah lama sekali tidak melihat sebuah buku harian dan kebiasaan menuliskan sesuatu yang jujur ke dalamnya,” kata Alfa Dwiagustiar yang sebelumnya menjadi penata musik film A: Aku, Benci, dan Cinta (2017). 

Produser Bobby Bossa dari Bro's Studio berharap kehadiran BUKU HARIANKU bisa ikut memperkaya keragaman perfilman Indonesia dan menambah tontonan hiburan untuk keluarga Indonesia. 

“Selain menghibur, ada banyak nilai keluarga --dalam arti Iuas yang juga melibatkan kakek - nenek, para asisten rumah tangga di rumah, bahkan teman-teman di lingkungan tempat tinggaldalam film ini. Karena manusia sebagai mahluk sosial, biasakan anak untuk bersosialisasi atau berteman tanpa membeda-bedakan. Biarkan mereka bermain bersama,” tambah sang produser. 

Film ini selain menampilkan Kila dan Slamet Rahardjo, juga menghadirkan keluarga Sasono alias @thesasonosfam yang terdiri dari Dwi Sasono (memerankan tokoh Arya Winoyo), Widi Mulia (Riska Handayani), dan Widuri Putri Sasono (Rintik). lni adalah pengalaman pertama kalinya mereka bermain bersama dalam satu film. 

Pemain lainnya yang ikut bermain adalah Gary lskak (Samsudi), Bacun Hakim (Cendol), Astanur Cahya (Abon), Ence Bagus (Kelik), Wina Marrino (Neneng), Tizza Radia [Cicih), serta didukung empat pemain cilik lainnya, yaitu Fairel K. Ramadhan (Bayu), Daffa Raqila Putra (Danu), Kayyisah Zahra Rusydian (Yuni), dan Samanta Zulaikha (Ayu).

Hero

 
 
Redaksi | Tentang Kami
Copyright 2013